Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
S.36 : Soto Kadipiro Jogja yang Melegenda

S.36 : Soto Kadipiro Jogja yang Melegenda

Mei 06, 2019 2 Comments
Kota Jogja yang kerap saya sebut sebagai kota penuh rindu, memang bagai magnet menarik pesona pada semua wisatawan. Tidak saja destinasi wisatanya, budaya dan kulinernyapun tak kalah membetot perhatian. Tak percaya?
Bila suatu saat berkunjung ke Jogjakarta, jangan lewatkan  ya kuliner yang satu ini. Selain masuk dalan kuliner yang sudah lama dikenal, juga rasanya yang lezat dan maknyus. Adalah Soto Kadipiro di Bantul, Jogjakarta. Lokasi tepatnya berada di Jalan Wates no 33. Warung Soto Kadipiro ini termasuk warung soto yang tertua. Mulai buka pada tahun 1924 dan masih menempati sebuah rumah beranyam bambu kala itu.
Bpk Widadi Tahir Kartowijoyo adalah perintis dan pemilik warung Soto Kadipiro yang terkenal itu. Soto berbahan ayam kampung dengan bumbu cita rasa tinggi mampu menarik banyak pelanggan. Bumbu soto yang meresap dalam daging ayam terasa nikmat dan pas di lidah pelanggan. Tak heran setiap hari berdatangan pelanggan memenuhi semua kursi yang ada.
Disajikan dalam semangkuk berukuran sedang, Soto Kadipiro akan terasa lezat dengan lauk pelengkap. Diantaranya ati ampla, potongan ayam plus ceker, telur puyuh juga tahu dan tempe bacem. Harga satu porsi Soto Kadipiro hanya 15 rb. Terjangkau bukan?
Soto Kadipiro (dok.pribadi)
Soto Kadipiro (dok.pribadi)
Lebih terasa "Njawani" saat mengolah soto ini dimasak ditungku pawon. Berbahan bakar kayu sehingga aroma dan rasa sotonya lebih meresap. Sungguh makan Soto Kadipiro ini mengingatkan saya pada jaman dulu. 
Bangunan yang jadul dengan hiasan foto di dinding adalah foto pemilik awal beserta generasi penerus. Dan yang penting, rasa Soto Kadipiro tidak berbeda dengan jaman dulu. Tetap menjaga cita rasa yang khas dan  yang pasti melegenda.
Pokoknya kalau ke Jogja jangan lewatkan yaa bersantap pagi dan siang di Soto Kadipiro. Rasanya Maknyuzz lho, buktikan!

#setip
#setipestrilookcommunity

S.31 : RM Prambanan, Rumah Makan Legendaris Malang Sejak 1972

Mei 05, 2019 Add Comment
Warga asli Malang pasti tahu RM Prambanan. Apalagi yang usianya sudah sepuh kepala 6 atau 7. Mereka pelanggannya, kadang mengadakan reuni mengenang masa lalu. Dan cocok sekali dengan suasana rumah makan yang bertahan hingga hampir setengah abad.
RM Prambanan (dok.pri)

Bangunan rumah makan itu  lumayan luas. Terletak di lokasi yang sangat strategis, tepatnya di Jalan Bromo no. 37 Kota Malang. Nuansanya terkesan seperti bangunan lawas namun tak meninggalkan kesan estetika atau unsur keindahan. Tampak ruangannya dengan plafon aksen kayu bercat coklat tua dan kursi jaman dulu dengan meja panjangnya. Itulah Rumah Makan Ayam Goreng Prambanan Sari yang ngehits pada jamannya sekitar  tahun 90-an.
Meski tergolong rumah makan yang berusia hampir setengah abad ini, namun pelanggan setianya masih berdatangan mencicipi menu utama yakni Ayam Goreng Prambanan.

Di jam makan siang hampir semua kursi yang tersedia juga lesehan dipenuhi para pengunjung. Mereka bukan saja pelanggan lama tapi juga pelanggan turun temurun serta orang baru. Banyaknya pengunjung menandakan menu yang ada cocok dengan selera kebanyakan. Pemilik RM Ayam Goreng Prambanan Sari adalah Bapak H. Ismail Aryono. Seringkali orang mengira Pak Ismail berasal dari Jawa Tengah atau Jogjakarta, terkait nama rumah makannya  yakni Prambanan Sari. Padahal suami dari Ibu Hj. Hartini adalah asli Arema, arek Malang. Ternyata dibalik nama Prambanan Sari, ada kisah perjuangan hidup Bapak Ismail. Seorang yang dikenal ulet dan tekun di masa mudanya itu pun berkisah panjang lebar melalui istrinya. Ismail yang kini berusia 78 tahun, setahun ini kesehatannya agak menurun karena sakit strooke.

Kisah Dibalik Nama Rumah Makan Ayam Goreng Prambanan Sari

Ismail muda adalah seorang pemuda yang giat bekerja. Awalnya mempunyai usaha berjualan kripik usus yang dibungkus plastik dan dititipkan di warung-warung. Namun karena ingin hidup lebih baik lagi, pada tahun 1965 Ismail muda merantau ke Jawa Tengah atau ke Kota Semarang. Dengan mengendarai sepeda onthel, pemuda yang bersahaja ini mengayuh sepeda selama 2 minggu hingga tiba di kota tujuan.
Dalam perjalanan panjang yang cukup melelahkan, Ismail berangan-angan ingin memiliki usaha lain yang di Malang belum ada. Sampai akhirnya lahir keinginan untuk membuka usaha ayam goreng yang terinspirasi dari Ayam Goreng Suharti di Solo. Namun keinginan itu belum bisa terlaksana karena di Semarang diterima bekerja di sebuah perusahaan Philips. Bertahan bekerja sebagai karyawan hanya 3 tahun dan kemudian kembali ke Malang.
Keinginan terlaksana berjualan ayam goreng dan ayam bakar pada tahun 1972. Saat itu Sarinah yang dulu masih supermarket, oleh Pak Ismail dan Bu Hartini menjadi tempat untuk menitipkan produknya. Dihari pertama hanya laku 2 potong ayam yang saat itu berbandrol 2000/potong dan 6500/ekor.
Owner Ismail (yang duduk) dok.pri

Seiring berjalannya waktu ayam goreng yang kemudian dinamakan Ayam Goreng Prambanan Sari itu semakin dikenal masyarakat Malang. Hingga tahun 1987 Pak Ismail membuka outletnya di halaman Sarinah. Dua tahun kemudian karena Sarinah harus direnovasi, Ayam Goreng Prambanan pindah ke Jalan Semeru. Meski berpindah tempat, pelanggan masih setia mencari keberadaannya. Pelanggan yang berasal dari segala lapisan ini seakan tak mau berpaling meski saat itu mulai menjamur penjual ayam goreng.
Setahun kemudian tepatnya tahun 1990 atas usahanya yang kian meningkat omsetnya, Pak Ismail berhasil membeli tanah di Jalan Bromo. Kemudian dibangun Rumah Makan Ayam Goreng Prambanan Sari yang permanen hingga kini. Lokasinya yang berada di pojok dengan lahan parkir yang lumayan luas, membuat pelanggan semakin bebas untuk memarkir kendaraannya saat ingin berkunjung.

Menu Andalan Yang Memikat Pelanggan

Menurut Ibu Hartini, menu andalan di rumah makannya adalah ayam goreng yang dimasak dari bahan pilihan. Ayamnya dari jenis pejantan diolah dengan bumbu dan rempah alami tanpa MSG. Bumbunya antara lain kunyit, jahe, bawang, garam serta gula bathok (gula merah). Kalau memasak dengan komposisi dan ukuran yang pas akan menghasilkan rasa yang enak. Namun Bu Hartini tidak menampik bahwa ada rahasia dapur saat memasak ayam goreng Prambanan sehingga bisa empuk dengan cita rasa bumbu yang meresap sempurna.

Selain menu utama ayam goreng beserta lalapan dan sambal yang menggoda, menu tambahanpun tersedia.  Menu tambahan merupakan menu permintaan pelanggan, seperti sayur gudeg, sate usus, rempelo, tempe tahu goreng, sayur oseng daun pepaya, ikan goreng dan masih banyak lagi.
Menu Ayam Goreng (dok.pri)

Disaat-saat tertentu seperti ramadhan dan liburan panjang, Bu Hartini yang memiliki tiga orang anak ini mengakui, bisa memasak hingga 27 macam menu tambahan. Itu semua demi pelayanan pada para pelanggan yang setia. Namun rumah makan yang buka pukul 08.00 hingga pukul 22.00 ini, tidak akan memasak kembali bila ayam gorengnya habis. Jadi tidak menutup kemungkinan rumah makan tutup lebih awal. Menurut pengalaman, pelanggan yang mampir akan memesan ayam goreng dan bila mengetahui habis maka tak jadi bersantap makan.

Tentang semua masakan termasuk ayam awalnya dimasak menggunakan kayu, kemudian menggunakan arang. Bu Hartini mengatakan, cara memasak dengan kayu rasanya akan jauh lebih enak jika dibanding memasak dengan gas. Tapi karena perkembangan jaman, juga memasak menggunakan kayu asapnya mengganggu tetangga sekitar, akhirnya sekarang untuk memasaknya menggunakan gas seperti pada umumnya. Memasaknya di rumah dan tetap ditangani sendiri oleh Bu Hartini, sedangkan karyawan hanya membantu meracik dan melayani.

Penyajian yang Unik dan Lain dari yang Lain

Di Rumah Makan Ayam Goreng Prambanan Sari, begitu pengunjung masuk akan melihat aneka menu masakan yang ditata rapi di meja panjang. Bila hari masih pagi atau baru buka lauk tersaji lengkap dengan aroma yang tentu saja menggoda selera. Pengunjung bebas memilih menu yang kemudian oleh karyawan akan dibantu dengan pelayanan yang ramah.
Bila pelanggan memilih ayam goreng oleh karyawan akan diletakkan di sebuah nampan , kemudian akan digoreng dan disajikan. Ayam ataupun ikan yang didisplay itu sudah matang atau dalam bahasa Jawa diungkep,  tapi lebih nikmat lagi dimakan dalam keadaan panas. Lauk yang disajikan semua fresh dan tentu saja sesuai selera pelanggan.
Rumah makan ini mempekerjakan 30 orang karyawan yang dibagi dalam 2 shift. Masing-masing pagi dengan jam kerja pukul 08.00 hingga pukul 15.00. Sedang shift berikutnya pukul 15.00 – 22.00. Dengan pembagian shift diharapkan oleh Ibu Hartini, semua pelanggan bisa dilayani dengan baik.

Ingin Bertahan dan Mengalir Untuk Anak Cucu

Diusianya yang menapak senja, tak berlebihan keinginan Bapak Ismail dan Ibu Hartini. Setelah menghantarkan putra-putrinya mandiri, mereka berharap apa yang selama ini dirintisnya yakni Rumah Makan Ayam Goreng Prambanan Sari, keberadaannya bisa dijaga dan dipertahankan. Meski sekarang begitu banyak kompetitor tapi dengan menjaga hubungan yang baik dengan para pelanggan, insha allah semua berjalan lancar. “Jangan lupa berdoa kepada Allah yang memberi rejeki kepada kita,” tandas Pak Ismail.
Suasana kafe (dok.pri)
Kepada ketiga orang penerus usahanya kelak, mereka berdua sudah memberi bekal selain pendidikan juga ilmu dalam mengolah masakan andalan rumah makan mereka. Suatu saat pasti akan ada yang meneruskan usaha kuliner yang sudah termasuk legendaris ini. “Semoga bertahan selamanya untuk anak cucu kami,” harap Bu Hartini.
Rumah makan yang mempunyai fasiltas seperti mushola, meeting room untuk 20 orang juga tersedia ruang gathering di lantai atas untuk 100 orang. Lantai 2 merupakan pengembangan ruangan atas permintaan pelanggan. Karena tak jarang ada acara instansi yang mengadakan rapat di rumah makannya.

Sedang untuk memenuhi kebutuhan rohani karyawan, Bu Hartini  setiap Jumat 1 jam sebelum buka, mewajibkan semua karyawannya untuk mengikuti pengajian. Ada seorang ustad yang diundang secara rutin untuk mengisi acara tersebut. Sehingga bisa dibilang Rumah Makan Ayam Goreng Prambanan tak semata menjalankan usaha saja, tapi juga mengejar nilai pahala dalam menjalankan bisnis kulinernya.  Semoga harapan dan keinginan Bapak Ismail dan Ibu Hartini mendapat ridho dan barokah dari Allah. Insha Allah…
                                             

#Setip
#SetipEstrilookCommunity









S.27: Nenasz Cookies, Kue Kering Sehat yang Selalu Nikmat

April 16, 2019 13 Comments
Assalamualaikum....haii semua..

Ketemu lagi ya sist, mak, pa kabar? Oya mau nanya nih, pernah gak pas nglembur nulis, pengen banget ngemil? Ngemil apapun yang penting bisa dikunyah. Eits...bener kan mengunyah cemilan? Trus jadi sok takut melar gitu, secara cemal cemilnya malam hari. Demi tulisan yang dah meped jadwal? Kalau saya sih oke-oke aja buat nyemal-nyemil....#hajar bleh...hehe...
Nenasz Cookies (dok.Nenasz)

Bener saja tak lama saat di depan cermin, tuh pipi udah kayak bakpao, wajah bulat dan ahhh sudahlah biar saya aja yang tahu, hehe... Tapi pastinya gak mungkin bisa disembunyikan tuh apa yang terlihat bulat-bulat. Jadinya pasrah aja deh. Malah saat nangkring di timbangan, jarumnya makin ke kanan. Artinya? Oh noooo..

Tapi rasa kuatir banyak ngemil jadi lebar dan berat, kini tak menghantui saya. Tepatnya  sejak di WAG ada produk home made kue kering yang unyu-unyu penampakannya. Gemes soalnya bentuknya lucu-lucu dan imut. Bahannya sehat dan tentu saja rasanya lumer di lidah. Kukis apa tuh? Namanya Nenasz Cookies. Yuk pantengin si doski ini yang bikin hati lesengsem.

Apa itu Nenasz Cookies?

Pertama tahu nama Nenasz Cookies ya di WAG. Suatu saat yang ada posting picturenya. Waaww lihat bentuknya yang beragam saya jadi exicted banget. Apalagi menurut owner Nenasz Cookies, Nena Mutmainah, kue kering yang diproduksinya sehat dan tidak membuat badan jadi nduutt. Hihi...ahh massa? #perlu dicoba nih..

Nenasz Cookies adalah kukis berbahan dasar sehat. Kenapa dikatakan sehat?  Ini alasannya:

1. Menggunakan tepung Mocaf

Mocaf (Modofied Cassava Flour) adalah tepung berbahan singkong atau ubi kayu sebagai pengganti tepung terigu. Pembuatan tepung mocaf dengan cara memodifikasi dengan tehnik fermentasi menggunakan mikrobia.

Tepung Mocaf memiliki kandungan nutrisi sangat baik,  antara lain :
a. Salybie fiber
b. Karbohidrat
c. Kalium
d. Fosfor
e. Protein
f.  Glukosa
g. Oligasakarida
h. Fitoestrogen

Selain tepung Mocaf bermanfaat untuk kesehatan juga untuk kecantikan. Tepung Mokaf mampu meregerasi sel kulit,  melancarkan pencernaan,  mencegah menopouse dini.

2. Menggunakan Rumput Laut Merah

Rumput Laut Merah atau Red Seaweed adakah tumbuhan laut yang rendah kalori dan kayaserat. Sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Manfaatnya antara lain:
a. Mempertahankan berat badan
b. Mempercepat penyembuhan luka
c. Meningkatkan energi
d. Bagus untuk mencegah diabetes dan kolesterol
e. Menguatkan tulang dan gigi

3. Margarine yang rendah lemak
Berbahan margatine yang tak membuat tubuh jadi gemuk.

4. Rendah Glutten
Yakni yang mengandung zat yang kaya serat sehingga bisa meneksn kolesterol. Selain itu bisa menahan penyerapan lemak dan gula serta prebiotik.

Nah mak sudah tahu kan kenapa Nenasz Cookies jadi cemilan yang sehat? Makanya saya jadi gak ragu deh nyemil kukis produk dari Bandung ini.

Ragam Produk Nenasz Cookies

Nenasz Cookies ternyata sudah lama lho eksistensinya. Sudah sembilan tahun, diproduksi sejak tahun 2010. Awalnya owner Nena punya hobi memasak. Namun seiring berkembangnya waktu passionnya lebih ke hobi membuat kue kering. Nah apalagi melihat peluang bisnis yang semakin luas, akhirnya Nena fokus mengembangkan bisnis ini dengan mengajak serta ibu-ibu disekitar tempat tinggalnya.

Kini Nenasz Cookies memproduksi banyak ragam kukis kering. Ada sekitar puluhan jenis diantaranya:


(dok. Nenasz Cookies)

(dok.Nenasz Cookies)

(dok.Nenasz Cookied)
(dok.Nenasz Cookies)


Wuihhh banyak ya macamnya dan cantik penampilannya. Yang picture di atas hsnya sebagian aja. Jadi pengen ngborong deh buat persiapan lebaran nanti. Hehe.. Lha harganya gimana ya?  Kalau lihat harganya sih relatif terjangkau..ya tergantung jenis kue keringnya. Ini ni list harga Nenasz Cookiesnya:
Harga kuket (dok.Nenasz Cookies)

Untuk persiapan lebaran Nenasz Cookies tentu jauh hari sudah mempersiapkannya. Menurut Nena ada beberapa paket lebaran dari Nenasz Cookies. Antara lain...
Paket istimewa di hari istimewa (dok. Nenasz)

Nah Nenasz Cookies juga memproduksi kue kering yang bahannya bukan dari mocaf tapi dari terigu dan menamakan produknya Kanira. Juga ada untuk paket lebaran. Seperti ini ni...

Produk Kanira (dok.Nenasz)

Produk Nenasz Cookies memiliki tagline stay healty, stay delish dan stay Nenas. Tak berlebihan sih, sebab dari bahan-bahannya kue kering ini bahsn yang sehat. Ya seperti yang sudah saya tulis diatas. Juga kuker nya enak, nikmat juga renyah
 Sehingga tak heran banyak pelanggannya. So tetep memilih Nenasz Cookies sebagai cemilan sehat.

Membuka Peluang Bisnis untuk Reseller

Nah mak...ada peluang bisnis nih yang ditawarkan oleh Nenasz Cookies. Mak yang minat bisa menjadi reseller untuk menjualkan produk Nenasz. Untuk menjadi reseller ada syaratnya lho ...

RESELLER
Syarat untuk jadi reseller Sangat mudah, cukup dengan melakukan Pembelian 3 toples, dan mengisi formulir pendaftaran, sudah berhak menjadi reseller dan selanjutnya mendapatkan diskon 10% untuk pembelian berikutnya.

PROMO RESELLER 2019
Cukup melakukan pembayaran se Rp 100rb sudah berhak menjadi reseller Dan mendapatkan free 1toples nenasz assorted Plus mini  toples tester kanira cookies yang bisa dipergunakan untuk tester.

Kira-kira mak minat gak ya? Lumayan lho apalagi saat puasa nanti pasti banyak yang membutuhkan kue kering. Jangan ragu mak kan bahan kukis dan harga juga dijamin sehat serta harga terjangkau. Yukkk..

Nenasz Cookies
www.nenaszcookies.com
FB Nenaszcookies
IG nenaszcookiesindonesia
Hp 085956686990

#Setip
#Setipestrilookcommunity

S.24: Bakso Akrom Malang, Bakso Sehat Kaya Rempah

April 08, 2019 14 Comments
Kuliner yang satu ini memang digemari oleh banyak kalangan. Penikmatnya dari usia anak-anak hingga orang dewasa, yang kerap menyambangi kedainya. Kuliner yang terbuat dari bahan daging itu adalah bakso. Salah satu bakso yang terkenal di Malang yakni Bakso Akrom.

Bakso Akrom (dok.pri)

Siapa yang tak kenal dengan Bakso Akrom Malang? Bakso Sehat Milik Haji Akrom ini terkenal sejak tahun 1976. Karena lokasinya di daerah Kauman yang notabene hunian warga keturunan Arab, sehingga acapkali disebut juga sebagai Bakso Arab. Penasaran dengan bakso legendaris ini, simak yuk ...


Kuah Bakso Akrom Berbumbu Rempah Lengkap

Empat puluh tiga tahun lalu di Malang belum ada mesin penggiling daging. Sehingga Akrom membuat bakso dengan cara menumbuk daging. Itu dilakukan dengan alu dan lumpang. Waktu itu harga daging 1 kg masih 1250 rupiah.


Karena pelanggannya mayoritas orang Arab, Akrom mengikuti selera mereka. Paham  kalau orang Arab menyukai makanan dengan aneka rempah, Akrom membumbui kuah baksonya dengan rempah lengkap. Seperti kapulaga, cengkeh, jinten, pala, sere, daun jeruk, laos dll. Kaya akan rempah inilah yang membuat baksonya terasa nikmat hingga mampu bertahan puluhan tahun.
Aneka rempah bumbu bskso (dok.pri)

                                 
Isian kuliner Bakso Akrom bermacam-macam. Ada bakso halus dan kasar, tahu, bakso goreng dan mie soun. Dilengkapi dengan irisan daun seledri, daun bawang serta saus, lombok plus kecap.

Bakso Akrom (dok.pri)

Bila pelanggan ngin merasakan kuah asli selera warga keturunan Arab, traveler tidak usah melengkapi saus dan kecap. Jadi taste aslinya bisa dinikmati dengan aroma rempah yang dominan.

Satu mangkok bakso campur lengkap dihargai 14 ribu. Rincian harga satu pentol bakso baik halus, kasar ataupun goreng cuma 3000, tahu dan mie masing-masing 1000. Harga yang sangat terjangkau kan?

Pentol kasar dan goreng (dok.pri)

                                       
Sedangkan menu minuman ada beberapa macam. Yang terkenal sejak dulu adalah es dawet beras jadul 5000, es sirup, es teh dan jeruk dibandrol 4000 saja. Menurut Akrom minuman yamg laris adalah es dawetnya.

Es dawet jadul (dok.pri)

                                                     
Bakso Akrom Langganan Pejabat dan Artis


Dalam sehari Akrom yang beristrikan Islamiyah ini meghabiskan daging hingga 5 kg. Semua produk bakso dibuat sendiri termasuk saus tomat. Akrom sangat menjaga kualitas rasa, berbahan baku pilihan, sehat karena MSG minim serta higienis.
Pentol bakso yang baeu matang (dok.pri)

                                             
Kini Bakso Akrom pelanggannya bukan hanya warga sekitar Kauman, tapi juga pemburu kuliner dari luar kota. Bahkan pejabat seringkali memesan bakso untuk hidangan suatu acara. Tak ketinggalan beberapa artispun sudah pernah mencicipi Bakso Akrom ini. Sebut saja Komeng, Adul dan lainnya.


Nah kalian kalau lagi jalan-jalan ke Malang, mampir saja ke Bakso Akrom. Lokasinya di Kauman atau di sebelah barat alun-alun Malang. Bakal nyesel lho kalau tak menikmati kuah dan bakso sehat dengan rempah yang enak. Buktikan ya...



S.22: Ronde Titoni, Minuman Tradisonal Legendaris di Malang

April 03, 2019 1 Comment

Musim hujan gini, biasanya saya suka kemasukan angin. Bersendawa terus dan perut kembung. Pernah mengalami? Nah buat mengusir rasa kurang nyaman itu biasanya saya mencari yang hangat-hangat, entah itu makanan atau minuman. Nah ada tuh di Malang, minuman yang bikin anget tubuh. Namanya Ronde. Tahu kan?
Ronde Titoni sejak 1948 (dok.pri)

Kalau mendengar kata Ronde, apa yang terlintas dalam pikiran?  Pasti mengira erat dengan olah raga tinju kan? Biasanya iya, tapi Ronde yang ini tak ada sama sekali kaitannya dengan olah raga berat itu. Ronde yang ini malah bikin orang sehat dan bugar. Kok bisa? Karena  Ronde ini adalah minuman berbahan dasar Jahe yang dipercaya untuk kesehatan. Ada Ronde yang terkenal dan legendaris namanya Ronde Titoni.

Ronde Titoni, Minuman Sehat buat Tubuh

Minuman ini cocok banget untuk yang tinggal di daerah dingin atau pas musim penghujan.  Selain untuk menyegarkan tubuh juga buat menghilangkan rasa lelah  usai jalan-jalan atau bekerja. Minuman dengan bermacam-macam rempah ini dipercaya bisa menghilangkan rasa pegal-pegal, lelah dan bisa mengusir masuk angin.

Nah Ronde yang terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan adalah Ronde Titoni. Lokasinya di jalan Zainul Arifin no 17, tak jauh dari alun-alun Malang. Mulai buka pukul 18.00 hingga pukul 24.00. Namun biasanya sebelum tengah malam sudah tutup karena habis lebih awal.
Ronde dan Roti Goreng (dok.pri)

Biasanya pengunjung Ronde Titoni mengular pada malam minggu. Bahkan lokasinya yang di pinggir jalan, terkadang membuat macat jalanan. Itu karena Ronde Titoni terasa istimewa di mata pelanggannya. Hingga antrian berderet panjang.

Ronde Titoni Melegenda

Adalah Sugeng Prayitno (51) merupakan
generasi kedua dari kuliner Ronde Titoni. Menurut Sugeng dulu ayahnya yang bernama  Abdul Hadi pertama kali berjualan tahun 1949. Berarti sudah berjualan selama 70 tahun. Bukan waktu yang singkat!
Sugeng Prayitno (dok.pri)

Awal berjualan keliling disekitar Pecinan Pasar Besar Malang. Saat itu masih menggunakan alat pikulan. Kemudian tahun 1970-an  baru memakai gerobak dan mangkal di depan toko arloji Titoni. Karena itulah dikenal sebagai Ronde Titoni. Memasuki tahun 1988 jualannya berpindah ke Jalan Zainul Arifin 17, tempat yang sekarang.

Sugeng kemudian meneruskan usaha dengan mempertahankan resep yang diturunkan oleh ayahnya. Bahkan menu yang dulunya hanya minuman ronde saja sekarang bertambah. Menu tambahan sekarang antara lain ada Angsle, Kacang berkuah, roti goreng dan Cakue.

Semua menu dipersiapkan oleh Sugeng dibantu anak-anaknya. Bahkan Roti Goreng dan Cakue sebagai pelengkap menu Ronde Titonipun dibuat sendiri. Ukurannya tidak seperti pada umumnya. Buatan Sugeng, Roti Goreng dan Cakuenya berukuran jumbo atau dua kali lipat dari ukuran biasanya.
Anak Sugeng (dok.pri)

Untuk Minuman Ronde Titoni berbahan gula murni dan jahe serta rempah lainnya. Didalamnya ada kacang sangrai, bulatan ronde dari tepung kanji berisi gula dan kacang tumbuk serta irisan kotak kecil seperti agar-agar. Minuman ini ditempatkan di mangkok dan sangat nikmat bila disajikan dalam keadaan panas. Ronde Titoni dan lainnya satu porsi dibandrol 10 ribu. Sedangkan Roti Goreng dan Cakue masing-masing berharga 4 ribu. Terjangkau kan?

Pelanggan yang Semakin Hari Semakin Banyak

Sugeng mengaku, perkembangan teknologi informasi turut membantu usahanya lebih dikenal masyarakat. Kini pelanggannya bukan hanya dari Malang saja, tetapi dari seluruh Indonesia. Beberapa artis terkenal pun pernah mencicipi Ronde Titoni. Antara lain almarhum Bondan dan Pepi serta artis lainnya.
Bermalam minggu di Ronde Titoni (dok.pri)

Karena resep dari ayahnya dipertahankan, Sugeng yang memiliki 4 putra ini mengatakan, pelanggannya banyakdan selalu bertambah. Untuk itu dirinya telah mempersiapkan penerus generasi ketiganya. Yang penting menurut Sugeng, untuk bertahan dalam dunia bisnis kuliner rasa harus dipertahankan, pelayanan cepat dan ramah kepada pelanggan. "Itu cara kami agar usaha tetap lancar dan dikunjungi kembali oleh pengunjung," ujarnya.

Ada yang  penasaran dan ingin berkunjung ke Ronde Titoni? Jangan lupa mampir ya kalau liburan ke Malang. Pasti  tubuh bugar setelah menikmatinya.Cayoooo...


#setip
#setipEstrilookCommunity


S.19: Soto Pak Min, Soto Enak Dekat Stasiun Tugu Jogja

Maret 31, 2019 Add Comment

Soto Pak Min Stasiun Tugu (dok.pri)

Haiii  semua....

Kali ini saya mau cerita tentang kuliner di Jogja. Kebetulan tanggal 23 Maret lalu saya bersama sahabat Rainbow Moms mengadakan trip ke kota pelajar. Kami sepakat meeting point di Stasiun Lempuyangan. Sahabat saya berangkat dari Jakarta ada 13 orang, 1 orang dari Purwokerto dan saya sendiri dari Malang. Lumayan banyak ya ada 15 personil. Sekampung, haha...

Saya naik kereta Malioboro pemberangkatan malam pukul 20.10 WIB. Dengan ekspektasi tiba di stasiun Tugu pukul 03.30 WIB. Kereta Malioboro dari Malang ternyata gak berhenti di Stasiun Lempuyangan. Sambil menunggu pagi, saya sholat subuh di mushola stasiun sekalian bebersih.
Stasiun Tugu (dok.pri)

Saat matahari mulai nampak, bergegas saya keluar stasiun. Eh meski tiba sebelum subuh suasana stasiun ramai lho. Walau saya sendirian tak perlu takut dan kuatir. Sambil menunggu jemputan, rupanya kampung tengah saya berbunyi. Hehe udara yang lumayan dingin pagi itu, mengantarku untuk mencari pengganjal perut. Hehe....

Oya saya sudah beberapa kali ke Jogja. Kota yang seringkali saya sebut sebagai kota penuh rindu ini ternyata memang luar biasa. Bukan saja terkenal dengan tempat wisatanya yang up to date, kulinernya pun juga asik. Seperti di sekitar stasiun Tugu ada kuliner Soto yang sangat laris. Yakni Soto Lento Ayam Kampung Pak Min. Beberapa kali saya mencicipinya saat berlibur ke kota gudeg ini. Wah rasanya lezat lho..

Soto Pak Min Masuk Kuliner Legendaris

Pemilik Soto adalah Pak Wagimin. Meski asalnya Gunung Kidul tapi mengadu nasib sebagai penjual soto di ibukota provinsi DIY. Dibantu anak istrinya, Pak Min demikian panggilan akrabnya, menawarkan Soto ayam kampung kepada wisatawan yang baru tiba di stasiun Tugu.

Setiap harinya menghabiskan minimal 7 - 15 ekor ayam. Dilengkapi dgn sayur kubis, kecambah, irisan daun seledri dan bawang goreng, irisan ayam kampung ditambah kuah panas soto berwarna kuning ini menjadi santapan yang menggiurkan.

Selain soto dihidangkan juga berbagai macam sate. Seperti sate telur plus ati dan usus. Untuk satu tusuknya cuma dibandrol 3 ribu sedangkan soto satu porsinya 10 ribu. Untuk minumannya teh panas 3 ribu, sedang minuman  jeruk dan kopi harganya 4 ribu.

Sate jerohan (dok.pri)

Soto Lento Ayam Kampung Pak Min ini termasuk kuliner legendaris lho. Pak Min yang memiliki nama lengkap Wagimin sudah berjualan soto selama 37 tahun. Sebelumnya menempati kios kecil di sekitar stasiun yang terletak di jalan Pasar Kembang.

Namun sekitar tahun 2014 kios tersebut digusur untuk pembangunan kawasan trotoar. Kini jejeran kios yang dulu semrawut, sudah berganti menjadi jalur pejalan kaki yang nyaman dan bersih.

Tetap Berjualan Meski Tergusur 

Kena gusur tak membuat Soto Pak Min  patah arang. Kalau dulu nyaman dengan tempat yang kurang nyaman, kini cukup nyaman dengan jam jualan yang ditetapkan. Jadwalnya setiap hari buka pukul 05.30 dengan gerobaknya mangkal di sekitar jalur trotoar. Kalau Senin hingga Kamis sampai pukul 08.00. Sedangkan Jumat-Minggu bisa sampai pukul 10.00.
Gerobak Soto Pak Min (dok.pri)

Ada beberapa kursi untuk pengunjung tanpa meja.  Ada juga lesehan di tikar yang digelar di trotoar. Di atas pukul 10.00 Soto Pak Min bergeser ke tempat parkir bus wisata atau kendaraan lain di jalan Abu Bakar Ali.
Ada yang lesehan ada yang di kursi (dok.pri)

Apa yang istimewa dari Soto Ayam Kampung Pak Min? Ternyata karena ada pelengkap Lento yang berbahan singkong. Ditambah empuknya daging ayam kampung berbumbu, kuliner soto ini makin terasa nikmat. Wah apalagi dinikmati bareng sate yang tersedia. Mantap deh...

Nah bagi teman-teman yang baru tiba di Jogja, jangan lewatkan sila mampir di Soto Lento Ayam Kampung Pak Min. Dijamin murmer dan harga gak bikin baper...

#setip
#estrilookcommunity