Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

5 Alasan Kenapa Harus Liburan di Trans Studio Mini Malang

Mei 25, 2019 19 Comments
Assalamualaikum sahabat semua ...

Berasa gak, kalau hawa liburan sudah semakin kencang? Di media sosial pun dah banyak lho status  yang meng- up date tentang rencana liburan mereka. Bakal kemana dan pilih destinasi apa? Nah Malang sebagai kota jujugan wisata para pelancong, juga bersiap diri lho menyambut pengunjung. Para pengelola wisata mengambil ancang-ancang, memoles diri semenarik mungkin. Salah satunya nih Trans Studio Mini (TSM) Malang.
Trans Studio MiniMalang (dok.pri)

Sebagai wisata keluarga yang paling gresss di Malang, Trans Studio Mini menjadi primadona. Selain baru, masih kinyis-kinyis, TSM yang mulai beroperasi tanggal 22 Februari 2019 layak banget dikunjungi lho. Berkonsep interior Eropa dilengkapi dengan miniatur Menara Eiffel, Katedral, Telephone Umum Inggris dll..

Di beberapa kota besar yang lebih dulu hadir TSM, rata-rata pengunjung merasa puas dengan wahana yang disajikan oleh Trans Studio Mini. Menurut Branch Manager PT Trans Rekreasindo Ferry Kusuma, kalau yang di Bandung dan Makassar Trans Studionya lebih luas. Sedangkan di Malang dan beberapa kota lainnya seperti Jember dan Tegal termasuk yang mini, tidak seluas di Bandung dan Makassar.

Baca juga : liburan-lengkap-5-in-1-di-transmart.html

Tapi jangan kuatir ya, Trans Studio Mini Malang tetap asyik kok buat liburan saat lebaran nanti dan hari-hari biasa. Nih ada 5 alasan kenapa Trans Studio Mini Malang cocok buat tujuan liburan bersama keluarga:

1. Lokasi Strategis

Trans Studio Mini Malang berada di lantai 4 gedung Transmart. Lokasinya strategis di Kota Malang, tepatnya di Jalan Veteran yang notabene menjadi area mall terkenal di kota ini. Bila kalian berlibur ke Malang, tak susah untuk mencarinya. Selain perjalanan lancar dan tak bermacet-ria, juga bisa wisata 5 in 1.
TSM ada di lantai 4 mall Transmart (dok.pri)


Apa tuh? 5 in 1 di Transmart memudahkan pengunjung mengisi liburannya dalam satu area. Bisa belanja belanji di Transmart, kulineran, bermain di Trans Studio Mini, nonton di Studio XXI dan bisa menginap di Hotel Swiss Bellin. Praktis dan efektif kan?

2. Permainan Beragam

Nah untuk mengisi liburan di Trans Studio Mini, wahananya beragam lho. Ada permainan bergerak atau wahana rides seperti Crazy Taxi Coaster, Bomber Car, Mini Train, Venture Park, Sky Rider dan Flume Ride. Sedangkan permainan tak bergerak atau non rides adalah game-game yang berjumlah sekitar 140 macam. Non rides seperti table games, redemtion, crane dll...
Crazy Taxi Coaster (dok.pri)
Mini Train (dok.pri)

Games (dok.pri)


3. Harga Terjangkau

Harga permainan murmer lho mulai dari Rp 3.900 hingga rp 35.000. Permainan disini menggunakan kartu member. Dengan membayar rp 100.000 akan mendapatkan saldo rp 115.000. Tapi bila membeli dengan kartu kredit dari Bank Mega saldo terisi rp 130.000. Nah kalian bisa memilih, mau yang mana? Kemudahan dan pelayanan yang maksimal bakal kalian dapatkan disini.

Kartu Member TSM (dok.pri)

4. Fasilitas Lengkap dan Luas

Setelah bermain misalnya pengen ngupi-ngupi atau ngemil tak perlu jauh-jauh. Di area Trans Studio Mini Malang juga ada kok tempat kongkow. Tiba waktu sholat ada mushola untuk beribadah. Musholanya bersih dan nyaman. Dilengkapi juga dengan panggung untuk berbagai event seperti lomba fashion, menggambar dan sebagainya. Oya TSM ini memiliki luas 6500 meter persegi, paling luas diantara TSM yang lainnya seperti di Tegal, Jember dll.
Panggung di TSM (dok.pri)


5. Suasana Nyaman dan Instagrammable

Wisata keluarga ini recommended banged. Selain wahana dan permainan banyak juga suasananya nyaman banget meski indoor. Karena viewnya dibuat sealami mungkin misalnya ada taman buatan di Trans Studio Mini. Selain itu disetiap sudut spot-spot-nya keren dan instagrammable. Buat pepotoan cakep banget, apalagi berlatar Eropa. Wuidihh berasa di belahan bumi sono lho. Hehe...
.
Taman indoor yang cantik (dok.pri)

Pepotoan berlatar Eropa (dok.pri)

Nah itulah 5 alasan kenapa Trans Studio Mini Malang cocok untuk liburan yang asyik buat wisata keluarga. Dan pastinya bukan saja bermain tapi ada unsur edukasi atau pendidikan. Dimana sering digelar event-event edukatif di TSM ini. Jadi jangan ragu ya segera rencanakan liburan ke wisata indoor yang aman dan lengkap ini. Pasti deh bakal ketagihan dengan wahana yang bikin penasaran. Yukkk ahhh...

Lokasi Trans Studio Mini di Mall Transmart lantai 4
Jalan Veteran no 8 Malang

S.23: Serunya Bermotor Ria Keliling Jogja

April 07, 2019 15 Comments

Suatu saat di WAG Rainbow Moms, sebuah komunitas wisata, ada ide buat ngebolang ke Jogja. Sebenarnya kami di grup ini sih sudah beberapa kali jalan ke kota gudeg ini. Tapi tahu kan Jogja itu kota yang membetot banyak perhatian. Jadilah kami memutuskan kembali untuk menyusuri Jogja dengan destinasi yang berbeda dengan sebelumnya.

Itulah Jogja. Kota yang dalam pandangan saya sebagai kota penuh rindu, yang suatu hari kudu menjejakan langkah di kota yang cukup macet saat musim liburan. Tapi kali ini sahabat-sahabat di WAG ingin ke Jogjez dengan sensasi yang beda dari biasanya. Saat tercetus ide keliling dengan motoran, banyak yang langsung ngelist. Wowww...

Jadi timbul tanya, pernah membayangkan berwisata keliling Jogja dengan motor sewaan? Wah bagi yang suka berpetualang pasti itu jadi sesuatu yang menantang. Apalagi motorannya di kota Gudeg yang hampir 24 jam tak pernah sepi. Bagaimana serunya berwisata motoran, simak yuk...
Rainbow Mom dari Stasiun Lempuyangan bersiap wisata dengan sewa motor (dok.pri)


Wisata Jadi Lebih Damai

Jaman sekarang moda transportasi di Indonesia sangat beragam, mudah dan murah. Apalagi sejak ada transportasi online yang berkembang sangat pesat. Transportasi apapun sangat penting saat kita tengah berlibur ke luar kota.

Nah Jogjakarta sebagai salah satu tujuan wisata yang masuk Top Ten Balinese, pelaku industri pariwisatanya pun terus berkreasi dan mencari peluang. Salah satunya dengan persewaan motor atau rental motor.

Bagi yang ingin mencari sensasi tersendiri saat liburan, bisa menyewa motor dengan harga terjangkau. Selain bisa menekan budget liburan juga bisa lebih cepat menuju lokasi wisata tanpa bermacet-macetan. Tahu kan Kota Jogja bagaimana saat musim liburan atau weekend?

Dengan bersepeda motor lebih rileks, karena bisa mampir-mampir sesuai keinginan. Tentunya tanpa harus sungkan dengan teman jalan lainnya. Apalagi bila berkendaraan roda empat atau kendaraan yang lebih besar, tentu tidak sebebas bila bermotor ria. Saat lelah pun bisa sewaktu-waktu beristirahat,  dimanapun dan kapanpun.

Tarif Sewa Motor Terjangkau

Bila berencana ingin berlibur di Jogja dengan menyewa sebuah motor, alangkah baiknya untuk browsing dulu. Alih-alih mencari informasi persewaan motor yamg kini banyak bertebaran. Jangan sampai kita sudah sampai di Jogja, traveler baru mencari informasi. Sayang kan kalau waktu jadi terbuang percuma.

Tentang biaya sewa motor, tergantung dari jenis motor dan tahunnya. Biasanya harga sewa 70 ribu - 110 ribu per unit per hari. Penyewa akan dimintai syarat berupa KTP asli dan diserahkan saat pengambailan motor.
Ramai-ramai menyusuri Jogja dengan sewa motor (dok.pri)

Pemilik motor sewa biasanya akan mengantar motor ke tempat yang disepakati. Biasanya di daerah sekitar stasiun. Kenapa harus ke stasiun? Ini hanya untuk memudahkan penyewa agar tidak bingung saat pengambilan dan pengembalian motor. "Biar kami dan juga pihak penyewa lebih mudah berkoordinasi," ungkap Budi salah satu pemilik sewa motor di Kota Gudeg ini.

Tujuan Wisata yang Akan Dikunjungi

Bila traveler sudah memastikan diri untuk berwisata dengan menyewa motor, hal yang dipikirkan selanjutnya adalah tempat wisata apa yang akan dikunjungi. Perlu memikirkan juga  jarak tempuh yang pasti berhubungan dengan waktu sewa motor.

Jadi lebih baik memilih wisata yang tidak terlalu jauh. Namun ini kembali ke pribadi traveler masing-masing. Tapi paling tidak ada pertimbangan-pertimbangan tertentu yang harus dipikirkan.

Untuk wisata dalam kota ada beberapa pilihan antara lain :

1. Malioboro
2. Tugu Jogja
3. Pasar Bringharjo
4. Benteng Vanderberg
5. Alun-alun
6. Taman pintar
7. Tamansari
Alun-alur Lor Jogja (dok.pri)
Tugu Jogja (dok.pri)


Tempat wisata dalam kota yang tersebut diatas hanya berjarak tak kebih dari 3 KM. Meski demikian butuh waktu untuk mencapai tujuan tersebut. Jangan lupa Traveler juga harus memiliki cukup informasi untuk menuju area wisata itu.

Sedangkan pilihan wisata yang butuh waktu dan jarak yang agak jauh antara lain:

1. Hutan Pinus Pengger
2. Candi Prambanan
3. Gunung Kidul
4. Sleman
5. Candi Borobudur
Pinus Pengger (dok.pri)

Panorama Bukit Teletubies Gunkid (dok.pri)

Nah bagi  petualang sejati, siapkah liburan dengan motoran? Pasti asyik dan rasakan sensasinya. Kalian bakal ketagihan menikmati liburan di Jogja. Jadi kan berlibur dengan sewa motor? Asik dan perlu dicoba lohh...


#setip
#setipEstrilook Community










S.21: Sambang Pasar Tradisional Kebon Empring di Bantul

April 03, 2019 14 Comments
Assalamualaikum, jumpa lagiii...

Hai sist, mbak dan emakkk...kalian masih suka blusukan ke pasar tradisional gak? Kalau saya jujur, sesekali sih belanja di tempat ketemuan antara pembeli dan penjual itu. Hehe...soalnya belanja keseharian lebih sering ke warung tetangga sebelah. Disamping lokasi dekat, juga menjaga silaturahim. Eaaa...aselinya malas keluar, kalau gak penting-penting banget. Saya tuh jarang nge-mall, kecuali lagi dapat job ubleg ke tempat perbelanjaan modern itu.
Pasar tradisional Kebon Empring (dok.pri)

Lha bicara tentang pasar, kemarin saat hang out ke Jogja, saya nemu pasar tradisional yang bikin adem hati dan otak. Meski pasar ini jualannya kuliner tapi bisa mengobati kangen suasana jaman saya kecil. Jajanan jadul banyak ditawarkan. So, yukk simak ya ...

Nah Siapa yang beranggapan pasar tradisional itu tidak menarik dan terkesan kumuh? Hayo ngaku..Kalau kata saya sih relatif yaa...Tapi coba lihat Pasar Tradisional Kebon Empring yang terletak di Bantul ini. Meski berlokasi di bawah rumpun bambu dan dekat aliran Kali Gawe, tapi tidak membuat pasar ini kotor dan tak tertata. Malah sebaliknya bersih dan rindang. Yuk intip pasar yang baru setahun di buka ini ...

Bersama komunitas Rainbow Moms ke Pasar Kebon Empring (dok.pri)
Pasar Kebon Empring Jadi Jujugan Wisatawan

Tak berlebihan kalau pasar Kebon Empring ini banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun dari luar kota. Suasananya yang adem semilir juga sangat menarik perhatian pengunjung. Disana kita bisa berwisata kuliner jaman dulu dengan suasana yang ndeso dan alami. Saya dan sahabat Rainbow Moms pun tak ketinggalan sambang ke pasar itu.

Menurut salah seorang pengelolanya, sebelum kawasan rumpun bambu ini dijadikan objek wisata, dulu adalah tanah kosong yang terbengkalai. Bermula dari Kali Gawe yang mengalir di tengah desa Bintaran Wetan, Wiyungan Kabupaten Bantul.  Jembatan permanennya yang menghubungkan dengan desa lain roboh  karena badai Cempaka.

Kemudian warga berinisiatif untuk membuat jembatan gantung sepanjang kurang lebih 10 meter. Dan ternyata setelah selesai, jembatan tersebut menarik perhatian bukan saja warga sekitar, tapi warga luar desa. Pengunjung bernarsis dengan latar jembatan dan aliran air Kali Gawe. Akhirnya muncul ide untuk membuat area sekitar menjadi tempat yang unik.
Jembatan gantung (dok.pri)

Sekitar Kali Gawe banyak ditumbuhi pohon bambu. Hingga melahirkan ide kreativitas warga dan pemuda setempat untuk membuka wisata alam dan kuliner dengan nama Pasar Kebon Empring. Artinya pasar di area kebun bambu (empring).

Pasar  Aneka Kuliner Tradisional

Bila berkunjung ke Pasar Kebon Empring kesan pertama adalah terasa nyaman, tentram dan adem. Apalagi warga sekitar menyambut pengunjung dengan ramah berpakaian adat.

Di Pasar Kebon Empring ada sekitar 25 stand penjual yang semuanya adalah warga desa Bintaran Wetan. Ibu-ibu penjualpun memakai baju kebaya dan jarik atau kain panjang. Tak ketinggalan menggunakan topi capil yang khas orang desa.
Jenang (dok.pri)


Baca juga ini ya : Jajanan jadul menggoda hati


Di area pasar yang lumayan luas ini tersedia menu tradisional seperti pecel, lotek, urap-urap, sate kere, dawet, jenang, tiwul, sego wader, es tebu dan masih banyak lainnya. Menu makanan tersebut juga dihidangkan secara tradisional pula. Misalnya seperti jenang dihidangkan dalam wadah tanah liat atau gerabah. Demikian pecel tak memakai piring tapi dengan daun pisang. Tentang rasa enak dan harga antara 5 ribu hingga 10 ribu. Terjangkau kan? Wuihh saya jadi kalap sodarahh, hehe...

Fasilitas Wisata Kebon Empring

Meski dibuka belum cukup setahun, tapi pengelola menyediakan fasilitas yang cukup lengkap seperti tempat wisata yang kesohor. Ada gazebo, toilet, mushola, tempat parkir baik kendaraan roda dua maupun empat. Juga ada kursi dari bambu tempat pengunjung menikmati aneka menu yang ada.

Sebagai wisata keluarga juga ada permainan atau dolanan anak tradisional. Seperti ayunan dibawah pohon bambu, egrang juga bakiak. Permainan jaman dulu ini sebagai wisata edukasi kepada anak-anak jaman now. Lengkap kan?
Mainan tradisional Bakiak (dok.pri)

Yang unik di Pasar Kebon Empring semua tulisan makanan dan tempat, menggunakan aksara Jawa. Namun bagi yang tidak paham, jangan kuatir ada kok keterangan dalam Bahasa Indonesia-nya.
Salah satu petunjuk dalam aksara Jawa (dok.pri)

Untuk masuk ke tempat wisata ini tidak dipungut biaya atau tiket. Namun di beberapa sudut terdapat kotak dimana pengunjung bisa memasukkan uang dengan sukarela untuk membantu pemeliharaan dan pengembangan wisata ini.

Gimana nih sist, mbak n makk...tertarik berkunjung ke Pasar Kebon Empring? Kulinernya mantap dan berharga murah meriah. Jangan lewatkan ya kalau ke Jogja mlipir kesini juga. Pasti bakal kalap ...😁😁😁


#setip
#setipEstrilookCommunity

S.17: Menjajal Wahana Baru di Jatim Park 3: Upside Down World

Maret 30, 2019 28 Comments
Bersama teman dari Malang Citizen di Upside Down World
Perkembangan dunia pariwisata di Indonesia begitu pesat. Begitu juga di Batu yang juga tengah gencar memolekkan diri. Selain Batu berhawa sejuk juga banyak destinasi wisata pilihan yang memanjakan wisatawan. Salah satunya adalah Jatim Park 3 yang tahun lalu baru dibuka dan terus berusaha mengembangkan wahana yang ada. Seperti beberapa waktu lalu Jatim Park 3 kembali meluncurkan wahana terbarunya yang membuat banyak orang penasaran. Upside Down World nama wahana itu. Seperti apa ya wahananya?

Bersama teman-teman dari Malang Citizen, saya diberi kesempatan untuk melihat wahana baru tersebut. Pasti seneng dong, bisa melongok ke dalam nya ramai-ramai. Jadi seru pasti. Nah saya mau berbagi cerita nih buat kalian. Cuz yaa...

Oya pernah gak melihat dunia serba terbalik? Kalau belum, kini saatnya bisa melihat lebih dekat wahana yang bikin penasaran itu. Dimana? Ada di Jatim Park 3, tepatnya di jalan Ir. Sokarno Beji Batu. Lokasinya berdekatan dengan wahana The Legend Start dan Dino Park. Yuk simak keseruan yang ditawarkan wahana baru tersebut ...

Wahana Terbaru Upside Down World

Saat kami berkunjung ditemui oleh Ayu pengelola wahana anyar yang belum lama dibuka. Tepatnya baru tiga bulan lalu atau saat liburan Desember lalu. Wahana Upside Down World ini lokasinya bersebelahan dengan Ice Cream World yang masih satu manajemen.
Ayu pengelola Upside Down

Menurut Ayu, Upside Down World yang ada di Jatim Park 3 ini adalah salah satu dari wahana serupa yang sebelumnya sudah ada di beberapa tempat. Seperti di Bali, Medan, Jogja, Tangerang, Vietnam dan Thailand. Wahana ini terinspirasi dari film Upside Down yang diputar tahun 2012. Bercerita tentang 2 dunia, yakni dunia atas dan bawah yang tak bisa menyatu karena ada gravitasi bumi.

Serunya Beraksi di Wahana Upside Down

Ada sepuluh spot yang ditawarkan di wahana yang terletak di seberang Dino Park ini. Mau tahu spot apa saja? Yang pasti spotnya keren dan membuat kita kreatif dalam bernarsis.

1. Spot Ruang Keluarga
Pertama masuk kita disuguhi ruang keluarga dengan sofa pink dan buffet. Ada televisi flat dan juga buku-buku. Disini kita bisa bergaya bebas sesuai keinginan.
Ruang tengah (dok.pri)

2. Ruang Ber-LED
Ruang yang sisi kanan kirinya penuh LED berwarna-warni. Pastinya kalau kita berfoto dengan latar spot ini efeknya warna baju kita jadi berubah.
Ruang LED (dok.pri)

3. Kamar Mandi
Spot ini tentu saja berisi properti ala-ala di toilet, seperti shower, sabun, water closed dll. Ada juga handuk siap pakai.

4. Kamar Anak Perempuan

Spot ini termasuk yang paling menonjol dan jadi favorit. Selain warnanya serba pink juga bergambar Hello Kitty yang banyak disukai orang. Ada piano yang juga serba pinky.
Kamar anak perempuan nuansa Hello Kitty (dok.pri)

5. Kamar Anak Laki-laki

Nuansa warna biru melingkupi kamar anak laki-laki ini. Terdapat gambar kuda laut di dinding dengan background laut.
Kamar anak laki-laki (dok.pri)

6. Dapur

Ada kitchen set yang penuh dengan printilan alat-alat dapur. Ada rice cooker, panci, toples-toples dan lainnya. Pokoknya mirip dong suasana dapur beneran.
Ruang dapur (dok.pri)

7. Ruang Makan

Spot ini juga jadi favorit pengunjung. Di meja makan ada menu-menu yang menggiurkan seperti pasta, ayam goreng dll yang tentu saja tidak bisa dimakan. Ada kulkas penuh dengan aneka makanan dan minuman. Wow banget deh pokoknya.
Ruang Makan (dok.pri)

8. Ruang Kelas

Spot ini dominan warna hitam. Ada kursi, meja dan papan tulis yang lumayan luas. Disini bila berfoto menempel di papan tulis mirip cicak merayap.
Ruang Kelas  (dok.pri)

9. Ruang Loundry

Ada mesin cuci juga lemari untuk menyimpan baju-baju, kotak P3K juga deterjen bubuk.
Ruang loundry (dok.pri)

10. Ruang Penjara

Namanya juga penjara jadi yang ada alas tidur apa adanya dengan dinding penuh tulisan. Dan ada sekumpulan tikus yang tampak di sudut ruang penjara.
Ruang penjara (dok.pri)

Itulah kesepuluh spot yang ada di Upside Down World yang bikin penasaran. Kalau ingin mendapatkan hasil foto yang tepat kita harus berdiri di posisi yang bertanda kamera. Tanda tersebut ada di lantai yang mudah terlihat oleh pengunjung.

Tiket Wahana Dunia Terbalik

Untuk bisa menikmati dunia terbalik tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Cukup terjangkau kok.

HTM Upside Down World
Dewasa : 35.000
Anak-anak : 25.000

Harga tiket Upside Down World (dok.pri)

Namun bila beli secara paket combo atau terusan dengan Ice Cream World ada diskonnya.

HTM Terusan Upside Down dan Ice Cream World

Dewasa : 60.000
Anak-anak : 40.000

Untuk wahana keduanya dibuka pukul 11.00 - 21.00 WIB. Oya untuk pengunjung saat memasuki wahana harus menaati peraturan diantaranya melepas alas kaki atau sepatu dan tidak boleh membawa makanan. Pengunjung diperbolehkan membawa air mineral dan tas ke dalam wahana. Tapi kalau mau dititipkan di loker juga bisa tak berbayar.

Masih menurut Ayu yang juga merangkap kasir ini menjelaskan, pengunjung bebas di dalam wahana tanpa ada batasan waktu. Pengunjung juga mendapat fasilitas lain seperti guide free, colokan bila tiba-tiba hp lowbat juga keamanan. Sebab di bagian tertentu terdapat cctv yang akan membuat pengunjung merasa nyaman.

Saat weekday wahana dunia terbalik ini dikunjungi sekitar 100 orang, sedangkan weekend bisa mencapai 200 orang. Nah kapan nih kalian mengintip serunya dunia terbalik Upside Down World di Jatim Park 3 ini? Oya ada promo lho sampai tanggal 15 April, diskon 10 ribu khusus untuk warga yang ber-KTP Malang dan Batu.

Gimana masih penasaran dengan Upside Down World? Makanya buruan yuk berkunjung. Yuukkk....

#upsidedownworld
#jatimpark3
#malangcitizen
#setip
#estrilookcommunity












S.12: Keliling Kota Malang, Gratis Bersama Macyto

Maret 11, 2019 22 Comments
Bus Macyto siap berkeliling (dok.pri)

Malang merupakan satu kota jujugan wisata di Jawa Timur. Tak hanya ingin memberi pelayanan yang optimal kepada wisatawan saja, tapi Pemkot Malang juga ingin membuat pengunjungnya nyaman. Banyak cara ditempuh oleh Pemkot Malang lho Mak, mulai dari mempercantik kota dengan taman hingga fasilitas lainnya seperti transportasi gratis. What?  Gratis?

Nah kalau emak ingin jalan-jalan di Malang, bisa gratis lho. Gak percaya? Jangan lewatkan pokoknya kalau pas liburan di kota sejuk ini. Emak dan keluarga bisa naik bus khusus yang disediakan oleh Pemkot Malang. Kemana saja rute dan kapan bisa ikut bus tak berbayar ini? Yukkk simak ya Mak ...

Macyto Bus  Bertingkat yang Unik

Malang sebagai kota wisata kini tengah memolekkan diri dan terus berbenah ke arah lebih baik. Iya dong, semua pihak dikerahkan dari warga, pihak terkait dan juga pemerintah. Tidak hanya secara fisik seperti menjaga kebersihan kota, membangun taman-taman tapi juga menyediakan moda transportasi tak berbayar. Hmm...menarik ya?

Pemkot Malang saat inj memiliki dua unit kendaraan bus bertingkat yang kerap menyusuri jalan-jalan kota. Bus  Macyto atau Malang City Tour namanya. Keren ya Mak, hehe...Bus bertingkat dua ini milik pemerintah kota Malang. Sudah beroperasi kurang lebih sekitar 4 tahun sejak 2015 lalu. Saat itu Malang masih dipimpin oleh Walikota Muhamad Anton atau lebih dikenal dengan sebutan Abah Anton. Bus berwarna hijau dengan bentuk yang kotak dan unik ini selalu menarik perhatian masyarakat. Bahkan bus yang bisa mengangkut sekitar 40 penumpang ini menjadi kebanggaan warga Malang.
Siap keliling (dok.pri)

Sayangnya masih banyak warga yang belum mengenal keberadaan Bus Macyto ini. Maksudnya mereka bangga tapi belum tahu bagaimana cara untuk bisa mendapatkan fasilitas naik bus Macyto ini. Padahal layanan juga untuk warga Malang selain untuk melayani wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Balik lagi ke Bus Macyto ya. Bus ini memiliki bagian atas tanpa atap, sehingga penumpang dengan leluasa bisa melihat pemandangan kota. Meski demikian keamanan menjadi hal utama. Petugaspun selalu mengingatkan penumpang, saat melewati pepohonan tinggi di pinggir jalan. Banyak ranting-ranting yang menjulur diharapkan penumpang agar menunduk supaya tidak tersangkut.

Bus bagian atas tak beratap (dok.pri)


Fasilitas Bus Macyto selain tak berbayar juga ada safety belt atau sabuk pengaman untuk penumpang yang di atas. Kalau bagian bawah karena dirasa lebih safety, sehingga tidak terlihat safety belt seperti di atas. Bus yang tampak antik ini, baik lantai atas ataupun bawah tampak bersih. Sebab ada tempat sampah yang disediakan. Jadi bagi penumpang yang membawa bekal minuman atau snack bisa membuang sampah pada tempatnya. Kalau penumpang atau warga mempunyai kesadaran tinggi tentang kebersihan, tentu saja tampak kinclong terus bus nya Mak...

Menurut  Agung H. Buana selaku Kepala Promo Wisata Disbudpar Malang mengatakan, tujuan beroperasinya Macyto ini agar wisatawan nusantara dan mancanegara mengenal kota Malang. Tentu saja Macyto ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke kota ini. Yang pertama pasti suka dong naik bus unik tak berbayar, diajak muter-muter Malang dan banyak informasi yang diberikan oleh petugas.

Berkeliling Mengitari Area Heritage

Saat berkeliling mengantar para penumpang, akan ada petugas yang menjelaskan tentang tempat-tempat yang dilewati. Ternyata di pusat kota Malang banyak lho mak tempat yang bersejarah dan menjadi cagar budaya. Seperti Alun-alun Tugu, Museum Brawijaya dan masih banyak lagi.
Alun-alun Tugu yang bersejarah (dok.pri)
Museum Brawijaya (dok.pri)

Rute Bus Macyto titik keberangkatan dari Taman Wisata Rakyat (Tawira) yang lokasinya persis di belakang kantor pemkot. Kemudian bergerak mengitari alun-alun Tugu menuju stasiun Kota Baru. Selanjutnya melalui Lapangan Rampal ke arah lokasi Wisata Heritage di Kayu Tangan.

Sepanjang jalan penumpang akan melihat bangunan tua dengan arsitektur model Belanda seperti SMA Coryesu. Bus Macyto selanjutnya mengarah ke Alun-Alun Malang, Jalan Kawi, Jalan Ijen, putar balik dari Jalan Simpang Balapan menuju Alun-Alun kembali. Lewat Pasar Besar, Kampung Warna-Warni dan kembali ke pool bus di Tawira. Perjalanan keliling kota akan menghabiskan waktu sekitar 70 menit.

Kampung Warna Warni (dok.pri)

Jadwal Bus Macyto

Bagi yang berminat naik Bus Macyto harus datang ke Tawira. Untuk rombongan sebaiknya konfirmasi pendaftaran dulu mengingat jadwal bus selalu full. Khusus rombongan bisa menghubungi disbudpar untuk booking jadwal. Sedangkan untuk masyarakat umum yang non rombongan, bisa langsung datang ke lokasi Tawira tanpa dipungut bayaran.

Adapun jadwalnya adalah Senin hingga Jumat mulai pukul 09.00-12.00 khusus wisatawan. Untuk umum dan wisatawan hari Sabtu dan Minggu pukul 09.30-12.00.

Bagaimana makkk, minat untuk keliling kota Malang dengan Bus Macyto? Gak bayar alias gratis. Pasti mak dan keluarga bakal terkesan!

Salam Arema,

Nyk's Note

#setip
#setipEstrilookCommunity

S.10: Lembah Tumpang, Wisata dan Kuliner bagai di Sebuah Kerajaan

Maret 04, 2019 12 Comments

Candi Utama (dok.pri)


Tahun lalu saya pernah berkunjung ke wisata keluarga Lembah Tumpang. Waktu itu HTM masih 30 ribu. Awal masuk ke gerbang sih sempat merasa seperti dalam lingkungan kerajaan. Banyak patung prajurit yang konon jumlahnya hingga 2000. Ada candi buatan lumayan gede berlantai 4. Taman-taman asri yang mengitari kolam ikan koi dan kolam renang. Wisata yang lokasinya berjarak 25 km arah timur Malang merupakan destinasi yang berkonsep kerajaan Majapahit dan Singosari.

Waktu itu kolam renangnya cuma satu yakni ada di Taman Aurelia. Kolam anak ini memiliki kedalaman 80  cm dan airnya sangat bening. Menurut Cendy selaku marketing, air kolam berasal dari sumber mata air alam. Sehingga sangat segar dan tak perih di mata.
Kolan renang di Taman Aurelia (dok
Pri)

Setahun setelahnya, saya berkunjung lagi. Tiket masuk naik menjadi 50 ribu, parkir motor 5 ribu serta kendaraan roda empat 10 ribu. Area Lembah Tumpang yang memiliki luas 16 HA sudah banyak berubah. Kolam renangnya bertambah 4 buah, ada wahana kano, river tubing juga flying fox. Namun hotel yang belum rampung masih proses pembangunan.


Di tempat wisata keluarga ini memiliki 6 gazebo atau tempat untuk rehat setelah pengunjung mengitari Lembah Tumpang. Gazebo tersebut antara lain Maheswara, Aryadita, Sananta 1 dan Sananta 2 juga Novita. Masing-masing gasebo letaknya agak berjauhan diantarai taman hijau dan juga patung-patung yang banyak betebaran.
Taman yang asri (dok.Atikers)

Oya sebenarnya ada ressotnya juga. Tapi berhubung fasilitas belum lengkap menurut Cendy belum dibuka untuk umum. Selain itu juga ada kafe nya lho. Menunya asik dan harga terjangkau. Meski ada kafe pengunjung, diperbolehkan untuk membawa minuman dan snack saja. Untuk makanan berat tidak dikenankan. Bila ada yang melanggar akan dikenai denda sebesar 300 ribu. Nah emak-emak dan lainnya kudu concern dengan aturan ini ya? Ihh... sayang kan kalau harus bayar denda. Mending uangnya buat makan-makan di kafe Maheswara atau kafe Aryadita. Iya kan? Hehe....

Anyway...berwisata rasanya tak afdol kan bila tak mencicipi kuliner setempat. Ya gak sih? Sebab kuliner dan wisata bagai dua sisi mata uang yang tak terpisah. Contohnya ya sajian Mie Lembah dan Nasi Goreng Teratai yang spesial ada di Lembah Tumpang ini.
Nah Kafe yang menyediakan menu tersebut adalah Kafe Maheswara. Kafe ini  ada disalah satu gazebo yang ada di Wisata Lembah Tumpang. Dikelilingi taman dengan berbagai tanaman hijau menjadikan kafe ini sejuk dan betah untuk duduk berlama-lama.

Bersama Chef Praspa di Kafe Maheswara (dok.pri)

Di kafe Maheswara menu Mie Lembah dan Nasi Goreng Teratai diracik. Dari namanya sudah terbayang kan menu yang merakyat ini? Tapi kalau melihat sajian dan taste-nya beda lho dengan menu yang ada di luaran. Praspa selaku Chef Kafe Maheswara  mengaku, mie olahannya dikreasi dengan berbagai bahan.

Mie Lembah yang Rasanya Wahh

Mie Lembah diolah dari bahan mie pilihan, tauge, sawi, telor dan sosis. Dengan rempah bumbu berkualitas menjadikan Mie Lembah beraroma menggoda selera. Rasanya lezat dengam perpaduan rasa asin, manis dan gurih.
Mie Lembah (dok.pri)

Bertambah gurih karena ada toping kacang yang ditumbuk kasar. Kacang tumbuk ini menjadi ciri khas dari Mie Lembah. Saat disajikan ada pelengkapnya yakni daun sla, acar, juga

Nasi Goreng Teratai yang Aduhai

Tahu kan bunga teratai? Jangan dibayangkan ya kalau di piring kita ada bunga sungguhan. Yang ada bunga dari bahan kulit pangsit dan ditata menyerupai tangkup kelopak teratai.

Ditengah kelopak teratai tersebut nasi goreng dengan mix sayuran, telur dan sosis menempel cantik. Selain rasanya yang enak dan pas untuk lidah orang Indonesia, juga penampilannya sangat menarik.

Nasi goreng Teratai (dok.Atikers)

Berhias  irisan daun sla dibawah teratai, membuat nasi goreng ini menjadi istimewa. Ada kerupuk dan juga lelehan mayoneis dan saus serta irisan mentimun. Penampakan nasi goreng Teratai  yang cantik, rasanya sayang untuk melahapnya. Tapi berhubung urusan kampung tengah juga penting, mau tidak mau tatanan itupun menjadi santapan yang nikmat.

Bagi yang ingin berlibur ke Malang, jangan lewatkan kuliner Mie Lembah dan Nasi Goreng Teratai. Sambil mencicip menu lezat, berbonus view keren Lembah Tumpang yang asri.


#Setip
#SetipEstrilookCommunity